Aturan MPASI Nayra

Aturan MPASI Nayra



Tak terasa Nayra akan memasuki usia 6 bulan. Yang berarti pula, Nayra akan wisuda ASI ekslusif.. Yeey! Tapi mimik ASI nya tetap dilanjutin ya naak.. hehe. Nah, karena akan masuk 6 bulan, berarti nayra juga akan mulai makan. Dalam rangka mempersiapkan MPASI (Makanan Pendamping ASI)nya Nayra, banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari ilmu tentang MPASI, peralatan makan dan alat tempur MPASI (mpe sekarang masih belum beli peralatan tempur dan bahan MPASI, karena ayahnya lagi sibuk banget +_+), dan bikin jadwal makan Nayra.

Nah, setelah kemarin baca-baca beberapa file di milis HHBF (Homemade Healthy Baby Food), akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti aliran FC (Food Combining). Oh iya, bagi yang belum tahu aliran MPASI, maka saya akan menjelaskan sedikit (gayaaaa beutt dah). Bahwa ada dua aliran dari aturan MPASI. Aliran WHO dan Food Combining. Kalau WHO menyarankan untuk memberikan karbohidrat terlebih dahulu, jadi bayinya sudah bisa dikasih bubur. Aliran WHO bagus diterapkan jika bayi memiliki berat badan rendah. Kalau FC (Food Combining), menerapkan pemberian buah terlebih dahulu. Buah sendiri juga memiliki kandungan karbohidrat, hanya saja karbohidratnya gampang dicerna, jadi bukan karbohidrat kompleks. Pemberian buah pun melalui tahapan kekentalan, mulai dalam bentuk yang cair seperti asi, hingga bertahap terus dari agak kental sampai kental banget. Lah kemudian timbul pertanyaan, emang ntar ga dikasih bubur nasi? Cuma dikasih buah terus? Hehe.. jangan khawatir, pemberian karbohidrat kompleks juga tetap diberikan kok, tapi setelah bayi memasuki 7 bulan yaaa. 

Untuk lebih ringkasnya, berikut tahapan MPASI menurut FC:
  • 6-7 bulan : pure buah
  • 7-8 bulan: karbohidrat kompleks berupa bubur lembut + pure buah (secara bertahap juga dikenalkan sayuran)
  • 8-9 bulan : bubur saring +sayur + pure buah (sebagai cemilan/selingan) + Mulai dikenalkan protein nabati/ hewani (telur, daging, ayam, tempe, dll)
  • 9 bulan ke atas : pure buah dan nasi tim

Jadi, pemberian jenis makanan disesuaikan dengan tahapan kesiapan perkembangan organ pencernaan bayi. Di usia 6-7 bulan, bayi bisa langsung menelan. Masuk usia 8 bulan barulah bayi belajar mengunyah. Jadi, jika bayi sejak awal sudah diberikan makanan yang sulit dicerna, maka kasian pencernaannya karena sudah disuruh kerja keras mencerna makanan. 

Yang perlu dipahami tentang MPASI adalah bahwa MPASI MERUPAKAN PROSES BELAJAR MAKAN BAYI. Jadi, tujuan utamanya bukan untuk membuat bayi jadi gemuk dan blablabla.  Di usianya 6-12 bulan, nutrisinya masih bisa terpenuhi oleh ASI sebanyak 70%. Jadi, masa 6 bulan, adalah masa si kecil belajar makan, belajar mengenal rasa, tekstur makan, pola makan, disiplin makan, cara makan, dll. Oleh karena itu, selain kita memperhatikan kandungan makanan yang sehat untuk si kecil, alangkah baiknya jika kita ikut mengajarkan tata cara makan yang baik pada si kecil. Misalnya, makan sambil duduk, disuapin, atau jika si kecil nantinya ingin mencoba makan sendiri maka dibiarkan saja (tak perlu khawatir, karena si kecil juga belajar menggunakan motorik halusnya untuk memegang makanan).



Nah, kembali pada kaitannya dengan MPASI Nayra tadi, berhubung orang tuanya (Saya sama ayahnya) sudah terlanjur memiliki pola makan yang kurang sehat +_+", maka saya berharap banget kalau anak kami bisa memiliki pola makan yang lebih sehat dari kami. Dan menurut ahli nutrisi Wied Harry, kunci sukses untuk memperkenalkan pola makan yang sehat bisa dimulai dari usia 6 bulan. Saat ia diperkenalkan pada pengalaman baru dengan beragam cita rasa. Pernah liat anak 6 bulan milih-milih makan gak? Pada  usia tersebut, mereka sebenarnya cenderung lebih adaptif terhadap beragam rasa. Bahkan yang menurut kita orang dewasa tidak enak atau hambar lho. Pilihan variasi menu dan bahan makanan yang disiapkan di usia ini akan menjadi dasar kebiasaan makan anak saat mereka tumbuh lebih besar. Kalau pengen anaknya suka makan buah dan sayur, ya harus dikenalin dari sekarang (itu berarti, emaknya kudu lebih rajin nih... haha -_-" yah, apapunlah.. demi.. )

Dari yang saya sudah baca dari file di HHBF (banyaak bener file dan sharing dari ibu-ibu disana), ada beberapa point-point penting yang saya simpulkan. Dan insya Allah, poin-poin inilah yang nantinya akan menjadi  dasar dari aturan pemberian MPASI nayra;

1. No Gulgar (gula garam) di bawah 1 tahun (bahkan jika bisa diatas 1 tahun akan lebih baik)

Mengapa bayi tidak diperkenankan untuk mengkonsumsi gulgar sejak dini? Apa bakalan enak tuh makanannya? Dan apa dia akan lahap memakan makanan yang tanpa rasa? Jadi, bu ibu dan bapak bapak (haiyah..kayak banyak yang baca aja.. haha), bayi itu lahir dengan indera pengecap yang masih polos. Ia tidak mengenal definisi hambar karena baru mengenal rasa. Seleranya terhadap rasa makanan sangat tergantung terhadap jenis-jenis rasa yang diperkenalkan orang tuanya sejak kecil. Bila ibunya cenderung sering memberinya makanan yang berbumbu atau gurih-gurih, si kecil pun kelak akan menolak makanan yang baginya terasa hambar.

Garam adalah zat yang tidak kita produksi di dalam tubuh. Oleh karena itu, orang dewasa membutuhkan garam dalam  makanannya agar fungsi tubuh berjalan dengan baik. Tapi , bayi membutuhkan SANGAT SEDIKIT GARAM (catet yaa... membutuhkan SANGAT SEDIKIT GARAM) dan kebutuhan ini sebenarnya sudah dipenuhi melalui ASI atau susu formula.

Nah, karena ginjal bayi tidak dilengkapi kemampuan untuk memproses garam lebih dari kebutuhannya, maka penambahan garam sejak dini dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal kecilnya. Konsumsi garam sejak dini terbukti dapat menyebabkan hipertensi setelah si kecil dewasa.

Kita sebagai orang dewasa, hendaklah berempati pada cita rasa lidah bayi yang masih sensitif. JANGAN samakan takaran rasa lidah bayi dengan lidah orang dewasa. Bukan masalah enak gak enak, tapi pikirkan perkembangan ginjal dan pencernaan bayi. GAK ENAK itu kan kata ayah ibunya....BUKAN kata bayinya. Bayi sebaiknya diberi kesempatan untuk mengenal rasa alami saja.  Bahwa rasa alami buah-buahan itu MANIS, rasa alami nasi, kentang, ubi, wortel, labu kuning, labu siem dll manis.....rasa alami protein hewani itu gurih. Jadi tidak perlu dulu ditambahkan garam dan gula.. begitchuu.

2. No makanan Instan (seperti bubur dan biskuit instan)
Kenapa? Ya alasannya kembali ke aturan no 1. Makanan instan itu sudah mengandung gula dan garam yang tinggi untuk bayi (coba aja deh dicicipin sendiri). Jadi, demi alasan kesehatan, sebaiknya dihindari.. Apalagi buatan pabrikan gitu, kita ga tahu kandungan apa lagi yang dimasukkan ke dalamnya. Jika nanti si bayi sudah bisa mengunyah dan ibu ingin memberikan biskuit, sebenarnya bisa aja. Asaaaal si ibu harus bener-bener rajin (haha..) buatlah sendiri biskuitnya di rumah dengan bahan-bahan yang aman untuk bayi. Jadi, ibu bisa memilihkan bahan dan pengolahan terbaik untuk si kecil (resep-resepnya banyak banget euy di HHBF.. keliatan enak dan sehat lagi, tinggal praktekin aja.. wkwk).

3. Terapkan disiplin makan sejak dini
Mulai dari makan di kursi/stroller. Tidak di gendong-gendong dan tidak makan sambil jalan-jalan. Hal itu akan melatih dan membiasakan bayi untuk duduk dengan tenang saat jam makan. Kalau ga dibiasakan sejak dini, ntar ibunya malah repot sendiri jika suatu hari nanti si kecil sudah bisa jalan  atau lari trus dia malah makannya sambil lari-larian misalnya.. Kan, untuk mendisiplinkannya lagi akan membutuhkan ekstra waktu dan tenaga lagi.  Jadi , mendingan dari sekarang aja (jadi teringat lagi deh, dulu pas ngajar di TPAM, suka banget nemu anak-anak yang kalo jam makan malah kabur-kaburan makannya.. waah, cape deh ngejarnya, harus "perang" dulu pokoknya. Makanya, jangan sampai nanti Nayra jadi begitu).

4. Pilihkan makanan yang sehat dan fresh
Biasakan untuk memilih makanan sehat untuk anak, seperti buah-buahan, sayuran, makanan berprotein.. Jangan lupa kebersihannya pun juga dijaga. Supaya nanti dia terbiasa untuk memakan makanan itu dan ga pilih-pilih makan. Jika sejak kecil dia sudah dikenalkan dengan berbagai varian rasa, maka di kemudian hari inshaAllah dia tidak akan menjadi anak yang picky eater (pemilih makanan). Setelah membaca-baca dari hasil sharing dengan ibu-ibu di HHBF, anak-anaknya yang sudah dikenalkan dengan berbagai rasa makanan, cenderung menjadi anak yang tidak pemilih lho. Mereka pun lahap makan buah dan sayur karena sudah terbiasa seperti itu sejak dulu. Dan dari hasil sharing ibu-ibu disana juga, anak mereka cenderung jadi ga gampang sakit. Kalaupun sakit, biasanya bapil (batuk pilek) dan demam. Itupun juga biasanya cuma sebentar sakitnya. Jadi, ibu kan ga perlu khawatir dan takut anaknya jadi ga suka sayur dan buah kalau sudah dikenalkan sejak dini. Dan ga usah khawatir juga anaknya jadi gampang sakit, kan makanannya  sehat-sehat?  ;)

5. Ciptakan suasana makan yang menyenangkaaan
Hal itu bisa mengurangi GTM anak dan bikin anak senang dengan jam makan. Oh iya, GTM itu Gerakan Tutup Mulut. Jadi, akan ada masanya nanti anak ga mau makan. Dan hal itu harus jadi evaluasi. Apakah anaknya bosan dengan menu yang sama? Maka solusinya, kita cari variasi menu yang lain. Atau anak udah ga suka yang encer? Maka, mari kita tambah  tingkat kekentalan/teksturnya, supaya dia belajar mengenal tekstur yang berbeda. Atau jangan-jangan dia trauma? Gara-gara kita pernah memaksakan dia untuk makan dan mencekoki mulutnya dengan sendok, misalnya? Nah, suasana yang menyenangkan ini, insha Allah dapat membantu membangkitkan suasana hati sang anak agar lebih happy saat makan dan mengurangi kemungkinan munculnya GTM.

6. Perhatikan takaran makannya
Untuk awalan, jangan memberikan makanan terlalu banyak karena dikhawatirkan bayi akan sembelit. Ingat! MPASI itu adalah tahap bayi mengenal makanan. Sistem pencernaannya pun juga lagi belajar. Jadi jangan terlalu lebay ngasih makannya dengan alasan biar anak gemuk. Gemuk itu ga selalu berbanding lurus dengan sehat lho.  Berikan sebanyak 2-3 sendok dewasa 1 kali sehari saja, selanjutnya bertahap jadi 125 ml per porsi makan (bisa ditingkatkan jadi 2 kali sehari). Seiring pertambahan usianya, barulah ditambahkan terus secara bertahap. Pokoknya sesuaikan dengan kemampuan dan keterampilan makan anak. Bayi ASI, umumnya setelah makan ada yang langsung minta mimik ASI, dan ibu tak perlu khawatir. MPASI adalah masa bagi anak belajar makan, kenal rasa dan tekstur, kenal aneka bahan makanan, bukan untuk mengenyangkan

Oh iya, berikut adalah frekuensi pemberian makanan berdasarkan usia menurut Wied Harry.

  • 6-7 bln : ASI Sesuka bayi, Pure buah 1-2 kali per hari (dikonsumsi ketika perut kosong agar penyerapan nutrisi optimal, yaitu setelah bangun tidur)
  • 7-8 bln : ASI Sesuka bayi , Pure buah 1 kali, Bubur lembut 1-2 kali
  • 8-9 bln : ASI Sesuka bayi, Pure buah 1 kali, Bubur lembut 1 kali, Bubur saring 2 kali
  • 9-10 bln : ASI Sesuka bayi, Pure buah 1 kali, Bubur Saring 1 kali, Makanan Tim 2 kali
  • 10-12 bln : ASI Sesuka bayi, Pure buah 1 kali, Makanan tim 3 kali, Makanan selingan 1-2 kali


7. Tes Alergi dulu yaa,..
Sebenarnya saya dan suami tidak punya riwayat alergi. Tapi untuk jaga-jaga kalau si kecil ternyata ga cocok dengan makanan tertentu, maka tes alergi tetap perlu dilakukan. Caranya, dengan memberikan satu jenis makanan dulu dan tunggu reaksinya selama 2-5 hari (kalau saya nanti pake masa 3 hari). Jika ternyata ada indikasi kulit merah, ruam, gatal, diare, dll, maka kemungkinan baby punya alergi dengan makanan tersebut. Jadi, bisa di stop dulu. Dan boleh dicoba lagi ketika bayi berusia 1 tahun. Contoh tes alergi itu seperti ini. Misalnya sang ibu pengen ngetes buah alpukat. Jadi, si anak di kasih buah alpukat selama 3 hari,  dari tanggal 14-16 misalnya. Jangan dikasih makanan yang lain selain alpukat dan ASI. Kalau ternyata dia alergi, kan langsung ketahuan kalau penyebabnya alpukat. Jadi alpukatnya bisa di stop dulu dan diganti dengan buah yang lain. Kalau ga alergi alpukat, berarti bisa dicobain lagi di lain waktu, gituu.

8. Waktu pemberian
Nah, karena nayra baru mau coba MPASI, jadi dikasihnya sedikit-sedikit dulu, 2-3 sdm dewasa/ 1 kali sehari. Berhubung nayra ngikutin FC, jadi pemberian pertama adalah buah. Buah sangat bagus dikonsumsi saat perut masih kosong yaitu saat pagi hari ,sehingga penyerapan nutrisi jadi lebih optimal. Loh, emang ga takut sakit perut bayinya? Gak lah, makan buah pagi-pagi ga bikin sakit perut kok. Yang penting buahnya bener-bener matang, manis dan dalam kondisi yang tidak dingin (patokannya adalah suhu ruang). Insha Allah, ga pa pa. Justru buah itu emang bagusnya dimakan saat perut belum diisi apa-apa. Kebiasaan kita menjadikan buah sebagai dessert/ hidangan penutup itu salah. Harusnya buah itu dimakan 15-30 menit sebelum makan, bukan setelah makan.

9. Bikin Jadwal makan
yak, supaya lebih memudahkan si ibu, sebaiknya ada jadwal makan si kecil. Apalagi kalau sistemnya pake tes alergi, jadi bisa kita tandain tuh makanan apa saja yang bisa atau tidak bisa di konsumsi oleh si kecil. Nah, untuk Nayra, udah ibu bikin jadwalnya.. hoho. Jadwal ini ga saklek sih, karena tergantung persediaan bahan makanannya. Mungkin nanti ada yang diganti jika ternyata nanti bahannya tidak tersedia.

>> Jadwal MPASI Nayra Usia 6 Bula n
Start MPASI    : 14 Maret 2013
Masa Uji alergi : 2-3 hari
Pemberian pure buah.

14-16  Maret: pir manis (contohnya pir Yangli)
17-19 Maret : Jeruk manis(jeruk orange/jeruk keprok manis/jeruk baby) 
20-22 Maret :  semangka
23-25 Maret : melon hijau
26-28 Maret : mangga manis (mangga madu/mangga arumanis/mangga manalagi)
29-31 Maret : Pisang ambon
1-3 April : alpukat mentega
4-6 April : apel manis (apel merah red delicious)
7-8 April : Jambu biji (yang merah)
9-10 April : pepaya
11-13 April : melon jingga

>> Jadwal MPASI Nayra Usia 7 Bulan
Start : 14 April
Uji Alergi : 2-3 hari
Pengenalan karbohidrat, sayuran, dan pemberian pure buah sebagai selingan.

14-16 April : bubur beras putih + pure buah
17-19 April : bubur beras merah + pure buah
20-22 April : kentang + pure buah
23-25 April : ubi jalar merah + pure buah
26-28 April : singkong + pure buah
29 April-1 mei : jagung + pure buah
2-4 mei : bubur beras putih + wortel
5 -7 mei : bubur + labu siam
8-10 mei : bubur + kembang kol
11-13 mei : bubur +buncis baby/katuk
*untuk 7 bulan, pure buah diberikan sebagai selingan atau cemilan. Diberikan di waktu yang berbeda. Jadi, bukan di campur ke buburnya yaa.. Hmm.. Tapi kalau dicampur, boleh ga ya? haha.. ga tau deh.. xD

Untuk Jadwal 8 bulan, belum bikin.. hehe.

10. Semangat, konsisten dan pantang menyerah
Yak, karena ini adalah fase baru yang akan dilewati anak, mungkin nanti akan ada kendala yang dihadapi. tapi semoga itu tidak terjadi yaa.. kalaupun terjadi, si ibu harus tetap semangat dan ga nyerah untuk ngenalin MPASI nya... Dan jangan lupa untuk senantiasa konsisten menerapkan pola hidup sehat untuk si kecil. Mungkin akan rada-rada repot karena harus bikin homemade terus. Tapi untuk anak, emang harus memberikan yang terbaik. Makanyaa, untuk ayah, mohon bantuan dan dukungannya buat si ibu yaaa.. hoho. 


Yap, demikianlah aturan MPASI Nayra. Semoga nanti benar-benar bisa terlaksana. Apa yang tertulis diatas saya ambil dari file HHBF dengan beberapa penggubahan tanpa mengubah intinya.. hoho. Yang jelas, itu bukan dari saya lho... tapi saya "nyontek" dari para ahli. Saya pun juga sedang belajar dan semoga apa yang saya tulis bener-bener dapat saya laksanakan,.. aamiin (berdoa dengan khusyuk). Yossh!! Semoga MPASI nayra berjalan lancar dan nayra pun tumbuh menjadi anak yang sehat. aamiin. doakan kamiiii...




4 komentar:

  1. waah makasih ya infonya. saya juga penganut fc (walau masih newbie), tapi makin kesini jd gak konsisten. kadang bayiku dikasih menu buah tapi di lain waktu aku kasih jg menu menurut who. karena aku pikir, bb baby aku kan ngepas bgt (walau belum dibilang kurang, karena lahirnya emg kecil bgt).malah kepikiran utk beralih full

    BalasHapus
  2. iya bun addini.. bisa dilihat dulu bb bayinya.. jika dirasa terlalu ngepas sebaiknya emang pake who aja. anakku alhamdulillah konsisten fc nya sampai satu tahun. yang paling berasa sih pas 3 tahun ini makannya ga pilih2.. saya juga kasih gulgar secukupnya aja mpe sekarang. tapi memang tetap ada masa2 anak susah bangett makan dan saya masih ngalamin itu kok terutama pas anak dua tahun... untuk anak kedua justru saya pengen coba who.. hehe. kalau bisa sih mau kombinasi sama fc.. xD

    BalasHapus
  3. Elsha -
    Wah menarik sekali.. jadi info bagus bgt utk ku krn 2mggu lg insyaallah baby Arvha 6bln dan mau wisuda Asi hehe .. kynya aku lbh ke Fc deh. Smga aja bs konsisten dan smgt terus meskipun byk keluargaku yg udh dr bulan2 yg lalu gak sabar ngasih biskuit.. (dg kekeuh aku bilang jgn dulu krn arvha msh asi eksklusif) maklumlah msh dg teori keluarga dulu hehe... mmbntu bgt ceritanya.. trmkasih mom..^^

    BalasHapus
  4. @Elsha : sama , saya pun juga pernah ngalamin gitu. Diterima aja sebagai saran.. karena mereka pun juga sebenarnya ingin memberikan yang terbaik (hanya beda cara saja dengan kita). yang penting jangan sampai jadi konflik.. Semangat MPASI ya.. aku juga bentar lagi mau MPASI anak kedua, tapi pengen coba metode WHO.

    BalasHapus

Silahkan berkomentar dengan baik dan santun. Makasih yaa.