Kajian : Cara Setan Menggoda





foto: kitapastibisa.id


Bicara tentang makhluk Allah satu ini terkadang membuat hati kita kesal dan geram. Bagaimana tidak, ia bisa muncul dan terus mengganggu setiap kehidupan kita dan membuat kita melakukan hal buruk ataupun hal-hal yang tak bermanfaat.Setan adalah tokoh antagonis yang membuat manusia lalai dalam berbuat baik. Walaupun demikian, terkadang saya juga suka bertanya-tanya, apakah segala dosa dan kesalahan kita adalah sepenuhnya salah setan? Atau jangan-jangan tekad kita saja yang masih lemah dan tidak sungguh-sungguh?


 Apakah segala dosa dan kesalahan kita adalah sepenuhnya salah setan?


Saya pernah menonton channel Youtube Ustadz Muhammad Faizar (kalian perlu nonton sih guys karena bikin belajar banyak tentang kehidupan). Ada sebuah momen ketika beliau sedang meruqyah. Beliau mengatakan bahwa hati yang lemah (sedih, dendam, marah, kecewa,dan lain-lain) akan membuat jin tertarik untuk masuk kedalam diri kita dan menempati ruang kosong pada diri kita. Jin atau setan tersebut akan makin kuat jika jiwa kita makin lemah. Makanya ketika seseorang di ruqyah, bukan berarti ia akan langsung sembuh karena jin tersebut tidak langsung kabur (terutama jika jinnya ngeyel). Hanya saja ketika sudah diruqyah, jin tersebut memang mulai merasa tidak nyaman dan mulai lemah kekuataannya.

Ibaratnya nih ada orang yang masuk ke rumah kita dan dia udah betah di rumah kita. Bahkan saking tak tahu malunya malah dia yang menguasai rumah kita. Jika kita mengusirnya sekali dua kali saja, belum tentu dia langsung pergi. Apalagi jika pada saat itu kita sendiri dalam kondisi tak berdaya. Jadi yang harus kita lakukan adalah, menunjukkan bahwa kita lah sang pemilik rumah. Kita harus memperkuat diri kita. Kita harus berani mengusir. Buat dia tidak betah di rumah kita. Nanti lama-lama dia akan makin takut dan akhirnya kabur sendiri.

Nah, kira-kira begitulah perumpamaannya. Walaupun sudah diruqyah, tetapi kita tetap harus menjaga dzikir dan ibadah kita setiap hari karena setan tidak suka mendengar ayat-ayat Alquran. Setan dan jin akan menjadi lemah ketika mendengar kita membaca Alquran dan melihat kita beribadah. Lama-lama ia tidak akan betah dan akan pergi dengan sendirinya dari diri kita.

Jadi apa inti yang saya sampaikan dari penjelasan tersebut? Pada dasarnya segala dosa dan kesalahan kita barangkali bukan sepenuhnya salah setan. Kitalah yang barangkali memberi ruang bagi setan dan jin untuk mengganggu kita. Jika kita ingin terhindar dari gangguan jin dan setan maka kita juga harus berusaha untuk mendekat kepada Allah. Ruqyah itu bukan satu-satunya cara yang membuat setan pergi, tetapi ibadah dan kebaikan yang dilakukan konsistenlah yang membuat kita terhindar dari gangguan mereka.

Bicara tentang setan, saya akan memberikan sedikit rangkuman dari materi yang pernah saya dengar dari acara Inspirasi Iman TVRI, berjudul Bisikan Syaitan Penghambat Sukses. Ini adalah rangkuman yang sebenarnya sudah lama banget, tapi saya posting kembali agar bisa jadi pengingat bagi teman-teman dan diri saya sendiri. Apa saja hal-hal berkesan yang saya dapatkan dari acara tersebut? Berikut beberapa penjelasan yang bisa disimak.

  1. Setan punya banyak cara untuk menghalangi manusia dalam berbuat baik. Salah satunya adalah dengan membuat hati kita ragu untuk berbuat baik dan menghias amal buruk terlihat menjadi seakan baik.
  2. Siapa pihak yang tidak suka melihat manusia berbuat kebaikan? Tentu saja setan, karena sejak awal setan memang sudah minta ijin kepada Allah untuk menggoda manusia dan Allah pun sudah mewanti wanti agar kita  tidak tergoda oleh setan. 
  3. Ketika ingin memulai sesuatu janganlah takut dan minder. Gunakan kata “justru” sebagai kata sakti untuk menghalau hal tersebut.
Contohnya:
Saya gak pengalaman nih kayaknya gak mungkin bisa bikin usaha.
Tekankan pada diri sendiri kita,“JUSTRU karena belum pengalaman, maka saya harus memulai!”

Ah saya hanya anak kampung, gak mungkin kayaknya bisa menempuh pendidikan tinggi.
Tekankan pada diri sendiri, “
JUSTRU karena anak kampung, makanya saya harus bisa tunjukkan kalau saya juga bisa!”

Ah saya kan banyak dosa, kayaknya gak pantes ikut pengajian..
Tekankan pada diri kita, “
JUSTRU karena saya banyak dosa, makanya saya harus ikut pengajian!”

Jika kita yakin bahwa apa yang kita lakukan adalah hal positif dan baik menurut Allah, maka abaikanlah kata “tapi” yang mungkin muncul pada saat kita ingin melakukannya.
Ah, tapi kan saya banyak dosa.
Ah tapi kan saya anak orang miskin.
Ah, tapi kan saya bodoh.

Jika kata "tapi" itu muncul ketika kita berniat untuk menjadi lebih baik, maka pastilah itu berasal dari bisikan setan. Janganlah ditanggapi serius,


Foto: Thoudy Badai/Republika.co.id


Ingatlah, akan selalu ada pertentangan antara setan dan malaikat. Akan selalu ada pertentangan antara kebaikan dan keburukan. Sebagai contoh, pada saat ada keinginan untuk bangun tahajud, mungkin ada bisikan seitan yang menggoda kita untuk tidur lagi. Bertaawudzlah dan seringlah berkumpul dengan orang-orang yang bisikannya akan sama dengan malaikat. Siapakah mereka? Merekalah orang-orang sholeh yang akan mendukung kita dalam melakukan kebaikan.

Ketika kita ingin memulai suatu usaha kebaikan, kemudian akan ada bisikan-bisikan yang membuat kita rendah diri dan ragu untuk memulai, tutup telingamu dan abaikan bisikan-bisikan setan itu. Kita adalah khalifah di muka bumi ini. Kita punya kontrol terhadap diri kita sendiri. Tentu terkadang ini tidak mudah, itulah kenapa kita harus pastikan diri kita dikelilingi orang-orang sholeh yang akan selalu mengingatkan kita untuk melakukan kebaikan. Yuk berdoa yuk, semoga kita dijauhkan dari gangguan jin dan setan yang ingin mengganggu. Saling mendoakan ya guys...! Semoga catatan pendek ini bisa bermanfaat.

Untuk acara lengkapnya, bisa teman-teman lihat disini ya.



4 komentar:

  1. Semoga dijauhkan dari hal2 buruk

    BalasHapus
  2. Tp kalau di pikir2 walaupun kita mati2an berdoa agar dijauhi setan kita pasti tetap bakal digodain setan karena dari awal permohonannya utk menggoda kita lebih duluan di kabulin sama tuhan

    BalasHapus
  3. Betul, tapi kita juga diberikan pilihan apakah mau tergoda dg setan atau tidak. Seumur hidup kita akan terus digoda, maka sejauh mana kita bisa menghadapi gangguan setan tersebut.

    BalasHapus

Silahkan berkomentar dengan baik dan santun. Makasih yaa.