Review Buku 5 Guru Kecilku


Ini buku yang cukup populer pada masanya, apalagi di kalangan emak-emak fesbuker pada waktu itu. Ini buku yang terbit sudah cukup lama ya tapi saya hanya ingin meng-updatenya kembali. Buku ini merupakan karya dari Kiki barkiah. Mungkin bagi yang tidak mengenalnya akan bertanya-tanya. Kiki Barkiah itu siapa ya? Wajar sih kalau ada yang belum tahu, karena beliau memang bukan artis, selebgram ataupun pejabat. Beliau ini pada dasarnya adalah seorang ibu rumah tangga.

Kiki Barkiah merupakan seorang perempuan lulusan Teknik Eletro ITB. Beliau memiliki lima orang anak (atau sudah enam ya?) dan menjalankan homeschooling di rumahnya ketika ia sedang berdomisili di Amerika.
Kiki Barkiah dan keluarga beberapa tahun lalu.
Sekarang anak-anaknya sudah besar semua.
(foto: kikibarkiah.wordpress.com)

Nah, beliau seringkali membagi pengalaman hidupnya dalam menjalani peran sebagai orang tua di media sosial Facebook. Pengalamannya itulah yang banyak membuat banyak orang terkagum (termasuk juga saya). Bagaimana tidak? Beliau yang memiliki anak sambung (karena menikah dengan seorang duda yang ditinggal mati isterinya) harus berjibaku mengasuh anak-anak lain yang notabene masih kecil. 

Beliau melakukan semua itu tanpa bantuan pembantu. Menariknya, beliau tak hanya mengurus atau mengasuh, tapi beliau juga mendidik anak-anak lewat homeschooling yang ia jalani. Beliau juga concern dalam pelajaran agama sehingga anak-anak sejak kecil sudah diperkenalkan dengan kegiatan keagamaan, hafalan dan mengenal ketauhidan.

Anak-anaknya pun tumbuh menjadi anak-anak yang cerdas dan berperilaku baik. Intinya, ketika membaca buku ini rasanya saya dibuat malu sebagai orang tua. Bagaimana tidak, dengan kondisi hidup di luar negeri (yang tentunya memiliki tantangan tersendiri), ia berjuang mengasuh sekaligus mendidik anak-anak yang mandiri dan mencintai agamanya.

Nah, karena kekagumanku itulah, aku mau memaparkan beberapa poin yang aku tangkap secara pribadi tentang buku itu. Kalau mau tahu lebih lengkap silakan membaca bukunya langsung yaa.

Rangkuman Singkat
Judul Buku : 5 Guru Kecilku
Penulis : Kiki Barkiah

  1. Segala sesuatu itu harus dilandasi niat yang baik, dalam hal apapun itu. Dan sebaik baik niat kita adalah niat yang kita landasi karena Allah. Jika semua kita lakukan karena Allah, maka insya Allah akan ada keberkahan di dalamnya. Keberkahan inilah yang kelak akan memberikan kita kemudahan dan kekuatan dalam mengatasi setiap permasalahan, termasuk dalam masalah pengasuhan anak.
  2. Ajarkan anak untuk mandiri. Berikan pemahaman bahwa anak yang lebih besar mengayomi yang kecil dan yang kecil menghormati yang besar. Anak-anak diajarkan untuk saling membantu. Ketika anak-anak kita dididik untuk saling sayang, saling hormat dan saling membantu, maka kelak itu akan sangat berguna bagi mereka sekalipun kelak orang tua mereka sudah tak bersama lagi dengan mereka.
  3. Pendidikan agama itu penting, tapi yang lebih penting adalah anak paham kenapa itu perlu diajarkan. Ajarkan mereka nilai ketauhidan, akhlak dsb melalui kisah-kisah. Kita sebagai orang tua pun harus memberikan teladan. Tak penting untuk melihat siapa yang paling cepat mengaji, menghafal Alquran, sementara mereka tak mengerti apa yang mereka pelajari. Yang terpenting adalah bagaimana untuk membuat anak cinta pada Tuhan mereka.
  4. Teleponlah suamimu saat kau butuh kewarasan dalam bekerja. Beliau menceritakan sebuah momen romantis dalam bukunya yaitu ketika Mbak kiki menelepon suaminya untuk meminta support dan doa. Saat itu Mbak Kiki merasa burn out dengan segala urusan rumah tangga, kemudian suaminya pun menelepon sambil mendoakan, menenangkan dan memberinya semangat. Menurut saya itu sesuatu yang indah, karena suami yang mau mendengarkan isterinya dan mau peduli pada isterinya akan menjadi kekuatan bagi seorang isteri dalam menjalani hari-harinya.Apalagi ketika kita sedang merasa sangat lelah dan emosi menghadapi keruwetan di rumah, maka ucapan sayang dan dukungan suami bisa menjadi oase tersendiri bagi para isteri.
  5. Do the best. Lakukan yang terbaik untuk setiap peran yang kita jalani. Ketika kita sedang menjalani peran sebagai orang tua, sebagai seorang ibu rumah tangga, maka pastikan kau menjalaninya dengan sebaik baiknya. Mengapa? Supaya tidak perlu ada kata penyesalan jika saat waktu bersama anak-anakmu sudah berakhir. Ingatlah, apa yang kau tanam hari ini maka itulah pula yang kau tuai. Apalagi jika kau menanamnya dengan pupuk dan kau rawat dengan baik dan penuh kasih sayang. Maka bayangkan saja hasil kebaikan yang kelak akan kita dapatkan, terutama balasan dan pahala dari Allah Subhana wata'ala.
  6. Bersabarlah wahai Ibu. Apapun keruwetan yang kau alami, tetaplah jaga kewarasanmu. Jangan emosi apalagi sampai berteriak atau membentak, karena hal itu hanya akan mematikan jaringan-jaringan di otak anakmu. Jika sedang lelah, maka istirahatlah sejenak. Berwudhu dan berdoa meminta kekuatan dan kemudahan kepada Allah yang Maha Kuat.
  7. Minta dibacking sama Allah dan berdoalah agar menjadi hamba yang taat. Allahlah yang Maha memberi kemudahan, maka mintalah kemudahan dari-Nya dalam menjalani apapun peranmu di dunia ini.

Itulah beberapa poin-poin penting dalam buku itu. Semoga ini menjadi pengingat bagiku dan bisa kuterapkan pada keluargaku juga. Aamiin. Sekian dan semoga bermanfaat.

2 komentar:

  1. Sangat menarik untuk dibaca mampir juga di blog Masih belajar bangalicb.blogspot.com 🤝

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah dapat ilmu baru buat seorang ibu yang belajar tentang membesarkan anaknya dan menjaga suaminya... Makasih artikelnya mba😍👍

    BalasHapus

Silahkan berkomentar dengan baik dan santun. Makasih yaa.