Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pilih Keju Cheddar Asli Lewat Kampanye #KejuAsliCheck


“Life is great. Cheese makes it better.” ( Avery Aames)


Foto : dok. pribadi

Siapa yang tak suka keju? Rasanya yang gurih dan enak membuat keju menjadi salah satu bahan yang sering digunakan dalam membuat berbagai jenis makanan. Tak hanya cocok untuk dicampur dengan berbagai jenis makanan, tapi keju juga bisa dicampur kedalam minuman. Keju seakan menjadi primadona tersendiri dalam cita rasa kuliner dunia sehingga keju menjadi bahan makanan yang cukup populer kita gunakan.

Saya dan keluarga pun juga termasuk penikmat keju. Bahkan dulu, ada kondisi dimana waktu itu saya sering menggunakan keju sebagai cemilan bagi anak-anak di rumah.


“If I had to give up cheese or chocolate, I’d give up chocolate in a heartbeat.” (Amanda Peet)

Bicara tentang cemilan anak, saya ingin curhat sedikit. Dulu sebenarnya menyiapkan cemilan untuk anak seakan jadi tantangan tersendiri untuk emak-emak seperti saya. Saat itu, anak pertama saya yang berumur dua tahun, didiagnosis dokter memiliki alergi terhadap berbagai makanan, salah satunya adalah cokelat.

Jadi, setiap makan cokelat pasti pencernaannya jadi terganggu. Padahal, siapa sih anak kecil yang tidak suka coklat? Kita yang dewasa saja pasti suka coklat kan? Apalagi cemilan-cemilan enak yang dijual di luar sana biasanya banyak yang berbahan dasar cokelat.

Saat itu saya sempat kebingungan mencari pengganti coklat, karena cemilan ataupun resep yang  saya temukan banyak sekali yang menggunakan cokelat sebagai bahannya. Entah untuk dijadikan topping atau dijadikan isiannya. 

Akhirnya setelah mencoba mencari-cari resep, saya pun mencoba mengganti coklat dengan keju. Memang keju dan coklat adalah bahan yang cukup bertolak belakang karena cokelat itu biasanya memiliki rasa yang manis, sementara  keju lebih ke asin gurih.Saya tahu sih kalau keju dan cokelat itu memiliki rasa yang sangat berbeda, tapi saat itu saya hanya berpikir bagaimana menggantikan coklat dengan bahan makanan yang tak kalah enak dan tentunya lebih bergizi. Saya sempat khawatir kira-kira anak saya akan suka keju gak ya? Karena selama ini memang dia lebih sering mengkonsumsi coklat.

Setelah membuat berbagai resep mulai dari kue hingga biskuit, tak disangka ternyata anak saya suka dengan keju. Semenjak itulah akhirnya keju jadi cukup sering saya gunakan dalam membuat masakan, terutama cemilan untuk anak-anak. Bahkan saking senangnya dengan keju, anak saya sampai pernah menjadikan keju batangan sebagai cemilannya.

Tak Semua Keju Enak

Dengan adanya pengalaman itu, boleh dibilang saya sering membeli keju dengan berbagai merk. Sayangnya memang tak semua keju itu terasa enak. Ada yang kejunya terasa gurih tapi ada juga yang meninggalkan rasa pahit di lidah. Saya sendiri sebenarnya sempat kebingungan menentukan keju yang tepat karena memang banyak sekali pilihan merk yang tersedia di pasaran.

Saya pun biasanya memang hanya menjadikan "rasa" sebagai patokan dan faktor penentu dalam memilih keju. Padahal ternyata bukan itu saja hal yang perlu diperhatikan dalam memilih keju. Selain rasa, ternyata kita pun perlu memerhatikan komposisi dari keju itu sendiri. 

Tak Semua Keju Asli

Never commit yourself to a cheese without having first examined it.” (T. S. Eliot)

Beberapa waktu belakangan ini saya baru tahu tentang adanya kampanye #KejuAsliCheck yang merupakan inisiatif dari Kraft. Dari kampanye itu saya jadi tahu bahwa ternyata tak semua keju itu asli.

Selama ini boleh dibilang saya memilih keju hanya berdasarkan rasanya saja. Padahal sebenarnya memilih keju tak sesimple itu. Ada hal-hal yang harus kita perhatikan. Dan sayangnya tak semua ibu paham akan hal ini. Termasuk juga saya. 

Bahkan hasil survei Kraft menyatakan bahwa lebih dari 61% konsumen tidak tahu jika produk keju cheddar di pasaran tidak semuanya berbahan utama keju cheddar. Jujur saja ketika tahu hasil survei itu jadi agak kaget juga, karena selama ini memang saya pun tidak aware dengan hal ini.

Akan sangat disayangkan jika kita sampai salah memilih keju karena kita akan mempertaruhkan nilai nutrisi keluarga kita. Oleh karena itulah Kraft saat ini berupaya memberikan kampanye #KejuAsliCheck sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat Indonesia agar tidak salah memilih produk keju yang berkualitas.

Kampanye #KejuAsliCheck

Mungkin ada yang belum tahu dengan kampanye ini ya. Apa sih yang dimaksud dengan kampanye #KejuAsliCheck? Dian Ramadianti selaku Senior Marketing Manager Keju KRAFT mengatakan bahwa sebenarnya kita dapat mengetahui keju yang berkualitas dari dua cara mudah yaitu:

  • Memastikan keju pada urutan pertama komposisi (bukan tepung atau air ya)
  • Memiliki klaim nutrisi pada kemasan

Terkait klaim nutrisi, keju cheddar yang berkualitas hendaknya memiliki nutrisi yang diperlukan tubuh. Dr. Rita Ramayulis DCN M.Kes selaku Nutritionist menyatakan bahwa keju cheddar itu hendaknya memiliki berbagai nutrisi seperti kalsium, protein, dan vitamin D. Jika ada produk keju cheddar yang tidak menyertakan nutrisi pada kemasannya, maka sebaiknya jangan dipilih ya Bu Ibu.

Selain itu, penelitian dari National Library of Medicine menyatakan bahwa keju cheddar bisa berperan sebagai sumber energi yang tinggi kalori. Tentu ini sangat diperlukan bagi anak-anak yang dalam kesehariannya sangat aktif bergerak. Oleh karena itu sayang sekali jika para ibu tidak memahami pentingnya mengetahui mana keju yang asli, karena salah memilih keju akan membuat anak kehilangan nutrisi terbaiknya.

 Pilih Keju Cheddar yang  Benar

Saya pun pada akhirnya berupaya untuk menentukan keju yang tepat untuk anak-anak di rumah. Seperti yang disampaikan pada kampanye  #KejuAsliCheck, maka sebelum membeli pastikan untuk melihat komposisinyaterlebih dahulu, apakah komposisi utamanya adalah keju atau malah air atau tepung?

Cek komposisi utamanya, keju cheddar atau malah air dan tepung?

Setelah yakin bahwa komposisi utamanya adalah keju cheddar, maka coba cek informasi nilai gizinya. Apakah mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh atau tidak? Setelah keduanya aman, jangan lupa cek izin edar dan cek masa kadaluarsanya ya. Jangan sampai setelah membeli keju, malah kita membeli makanan yang sudah kadaluarsa.


Cek masa kadaluarsa

Nah, di keluargaku, keju cheddar Kraft cukup sering menjadi pilihan. Rasanya memang "ngeju" dan cocok sekali sebagai topping atau campuran dalam cemilan anak-anak. Selain rasanya yang enak, keju Kraft adalah keju yang berbahan utama Keju Asli New Zealand pada urutan pertama. Keju Kraft juga dilengkapi nutrisi Calcimilk yang kaya akan kalsium, protein dan Vitamin D


Pastikan bahwa produk mencantukan nilai gizi ya

Berbagai keunggulan yang dimiliki oleh keju cheddar KRAFT ini juga dapat dilihat langsung pada kemasannya lho, sehingga akan memudahkan kita para konsumen dalam memastikan manfaatnya untuk keluarga. Jadi kita tak mudah asal pilih.


Dengan mengkonsumsi keju cheddar KRAFT secara rutin bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian, karena dapat memenuhi 30 persen kebutuhan kalsium harian, sumber vitamin D dan protein dalam tumbuh kembang anak. 

Jadi ibu ibu gak perlu bingung lagi dalam menentukan keju yang asli ya. Pilih yang pasti-pasti saja supaya benar-benar terasa manfaat dan nutrisinya. 

Oh iya, ini adalah salah satu cemilan kesukaan anak-anak di rumah. Namanya settup roti tawar. Caranya mudah, cukup masak vla yang berupa santan, susu, gula dan tepung maizena hingga mengental. Setelah itu dalam wadah terpisah kita masukkan roti, bubuk biskuit, vla dan tentunya keju menjadi beberapa lapisan. Rasanya enak banget apalagi ditambah topping keju cheddar Kraft yang melimpah sebagai toppingnya. Sudah pasti yummy karena keju kraft memang  memiliki rasa lezat dengan gurih keju yang khas, serta tanpa perisa tambahan. Cemilan pun menjadi semakin nikmat rasanya alhamdulillah.


Setup roti favorit dengan keju pilihan keluarga

Nah Ibu-ibu, jangan lupa ikutan kampanye #KejuAsliCheck yaa. Pilih keju cheddar yang berkualitas untuk keluarga di rumah. Ingat! Jangan sampai salah pilih. 

 

Opss, ada yang tiba-tiba comot keju :D


10 komentar untuk "Pilih Keju Cheddar Asli Lewat Kampanye #KejuAsliCheck"

  1. Kayaknya enak nih, settup roti-nya. Pengen coba bikin. Makasih ya Mbak, resepnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enak kok mbak. Aku udah sering bikin buat cemilan anak-anak di rumah hihi.

      Hapus
  2. Hadeeh mbak, penampakan gambarnya bikin ngiler ih.. 😍😍😋

    BalasHapus
  3. baru tau keju ada yg gak enak, perasaan enak semua😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa pernah nemu yg ga enak padahal merknya cukup terkenal menurutku.

      Hapus
  4. Aku pecinta keju. Dan menurutku keju yang paling enak ya cheddar. .

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya.. kalau aku juga suka keju mozarella hehe

      Hapus
  5. Anaknya adek juga karena giginya ada yg hitam2 gitu, makanya dijaga banget kalau makan cokelat. Penggantinya lebih ke makanan serba keju aja. Memang keju harus dilihat nutrisinya juga ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget. Terutama nutrisinya juga hrs dicek kalau pilih keju. Apalagi kalau untuk anak-anak ya.

      Hapus