Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Judul : Abah...
Penulis : Ullan Pralihanta
Penerbit : Grasindo



Buku ini berisi tentang perjuangan seorang ayah yang baru ditinggal mati isterinya. Ia harus berjuang untuk kedua anaknya, Lanka dan Samara. Mulai dari mengurus rumah, mencari pekerjaan yang tak mudah hingga mengatasi konflik antara ayah dan anak.

Pendapatku tentang buku ini?
Sebenarnya temanya bagus ya. Tentang perjuangan seorang ayah. Hanya saja konflik dalam buku ini cenderung dipaksakan dan kadang agak tidak masuk akal. Contoh saja, kok bisa seorang bule cantik langsung jatuh cinta pada seorang kuli bangunan sejak pandangan pertama? Hingga si bule sampai mau membiayai rumah sakit hingga jadi sering berkunjung ke rumah Zain (tokoh utama). Ditambah lagi reaksi anak-anaknya yang berlebihan ketika melihat ayahnya dengan si bule, hingga anak-anaknya sampai tega meninggalkan ayahnya seorang diri. Di buku ini juga dikisahkan proses perjalanan hidup anaknya yang terasa berlalu terlalu cepat. Tiba-tiba saja kok Samara sudah jadi model. Lalu Alka kok bisa sampai diadopsi orang kaya raya yang baik hatinya. Terlalu banyak kebetulan yang membuat kisah buku ini jadi tidak natural. 

Saat awal-awal cerita sebenarnya sudah cukup bagus. Masih berjalan natural. Tapi ketika konflik mulai muncul, alurnya malah berubah menjadi seperti kisah dalam sinetron.

But overall, saya sih sepakat bahwa perjuangan seorang ayah itu amat besar. Seorang ayah akan berkorban apapun demi anak-anaknya termasuk mengorbankan kebahagiaannnya sendiri. Ini pesan utama yang saya tangkap dari buku ini.

Ratingku : 6/10




View Post
Judul Buku : Langkah SMART Kiat Menjadi Pribadi yang Bermanfaat 
Penulis : Pariman, M. Psi., Psikolog




Ini buku hadiah teman. Awal-awal sempat berpikir jangan-jangan ini isinya tentang motivasi-motivasi pada umumnya yang gaya bahasanya tidak terlalu aku suka. Tapi setelah melihat isinya ternyata lebih banyak mengulas tentang inspirasi kehidupan Nabi dan para sahabat.

Kalau boleh jujur, sebenarnya tidak terlalu banyak hal baru yg aku temukan di buku ini. Mungkin karena memang berkisah tentang kisah sahabat yg sudah pernah aku baca sebelumnya. Dan satu hal yang menjadi kekurangan buku ini adalah beberapa kisahnya ada yang tidak shahih. Meskipun mungkin ceritanya inspiratif, tapi jika sumbernya tidak jelas menurutku itu juga tidak bagus. Apalagi jika sampai mengatasnamakan nama para sahabat. 
But overall sih tetap ada hal-hal yang baik bisa kita ambil. 

Ada beberapa poin yg akan aku share ya. Tapi kalau mau tahu lebih lengkap silakan langsung baca sendiri bukunya. 

Pertama, menjadi orang sukses itu butuh proses. Mendapatkan generasi cemerlang itu tidak instant. Sebut saja Muhammad Alfatih yg sejak baligh tidak pernah meninggalkan sholat tahajud dan sholat rawatib. Pemahaman akan ilmu agamanya pun sudah tak diragukan lagi. Ia juga pandai dalam strategi perang bahkan dalam usia 21 th sudah menguasai 6 bahasa. Luar biasa nggak tuh? Pasti sepanjang hidupnya ia isi dengan belajar dan berlatih. Tak heran jika ia dan pasukannya menjadi pasukan elit yg berhasil merebut konstantipel karena Muhammad Alfatih sudah mempersiapkan itu sejak bertahun-tahun lamanya. Lalu bagaimana dengan kita? Sudahkah mempersiapkan diri dan anak-anak kita untuk menjadi generasi kebanggaan Allah? (self reminder... This is self reminder) 

Kedua, jika kita punya keinginan dan cita-cita maka berdoalah kepada Allah dengan diiringi ikhtiar. Seorang sahabat Rasulullah pernah meminta rasul mendoakannya agar bisa menjadi teman Rasulullah di surga. Lalu apa jawaban Rasulullah? 
"Kalau begitu, bantulah aku dengan dirimu sendiri, perbanyaklah sujud!" 

Maka dari itu, apapun keperluan kita, giatkan doa dan perkuat ikhtiar kita. Segala sesuatu itu harus kita sendiri yang mengusahakan. Doa juga penting, tapi tak cukup hanya dengan doa untuk mewujudkannya. Ikhtiar maksimal perlu diupayakan juga. 

Ketiga, dalam kehidupan duniawi mungkin kita punya pengharapan untuk selalu bisa merasakan kesenangan. Memang benar, senang-senang adalah hal yang diinginkan semua orang. Tapi terkadang, senang-senang  bukanlah jawaban yang kita butuhkan. Kebanyakan dari kita pasti menolak pada "bungkus" yang terlihat buruk, padahal bisa jadi isinya malah lebih bermanfaat.

Kehidupan berfoya-foya tentu menyenangkan. Padahal berfoya-foya adalah bungkus dari kegagalan. Orang yang menjadikan hura-hura sebagai rutinitas hidupnya, maka suatu saat kelak ia pasti akan menyesalinya. Sementara kehidupan yang terkadang terasa berat bisa jadi merupakan proses pendewasaan yang akan mendatangkan kesuksesan dimasa yang akan datang, insya Allah. 

Keempat, pernahkah kau mendengar kisah seorang sahabat Nabi bernama Tsa'labah? Ia sengaja mendatangi Rasulullah Sallallahu'alaihi wassalam dan meminta Rasulullah mendoakannya agar Allah berikan rezeki yang banyak padanya. Lalu apa kata Nabi?

"Wahai Tsa'labah, engkau bisa mensyukuri hartamu yang sedikit, itu lebih baik dibandingkan engkau bergelimang harta, tetapi engkau menjadi kufur." 

Tsa'labah memahami doa Rasulullah tersebut, namun ia hanya menjawab bahwa ia tidak akan sampai seburuk itu. Ia justru akan membela agama dengan harta yang ia miliki. 

Maka keesokan harinya, Tsa'labah mendatangi Rasulullah dan tetap memohon didoakan hal yang sama. Akhirnya Rasulullah pun mendoakan Tsa'labah. Lalu Rasulullah Sallallahu'alaihi wassalam pun memberikannya seekor kambing bunting. Kambing tersebut akhirnya beranakpinak dan Tsa'labah pun menjadi orang kaya.

Sayangnya, apa yang dikhawatirkan Rasulullah terjadi. Tsa'labah mulai jarang datang ke mesjid. Ia pun hampir tidak pernah menunaikan zakat pada hartanya. Sebuah peristiwa yang persis terjadi kepada sepupu Nabi Musa, yaitu Qarun. 

Harta ditangan orang yang hatinya lemah, justru hanya akan mengakibatkan kebinasaan. Namun harta bagi orang beriman, justru akan menambah keberkahan. Seperti harta ditangan Nabi Sulaiman justru membuat Nabi menjadi pribadi yang makin bersyukur dan makin banyak beribadah.

Dari situlah kita bisa mencoba mengambil pelajaran. Bukan soal berapa banyak harta yang kita punya, tapi bagaimana kita mampu bersyukur dengan apa yang kita miliki. 
View Post


Saya mau membuat resensi atau ulasan tentang buku berjudul "Saat Berharga Untuk Anak Kita" yang ditulis oleh Mohammad Fauzil Adhim. Ini buku lama sih. Tapi baru kali ini selesai dibaca (duh lu kemana aja wennn). Di rumah juga masih ada 2 buku Fauzil Adhim yang lain dan itu juga belum selesai dibaca.

Terkait hal-hal penting dari buku ini, aku sengaja membuatnya perpoin agar lebih mudah dibaca. Semoga bermanfaat.

  • Anak-anak Shalih yang mendoakan merupakan harta berharga yang tak dapat digantikan oleh doa seribu manusia.
  • Dalam mendidik anak kita sendiri, alangkah seringnya kita melakukan bukan demi kebaikan mereka di akhirat, tetapi demi memperturutkan kebanggaan kita sendiri. Kita didik mereka agar mampu membaca di usia balita. Bukan agar mereka lebih mengenal Tuhannya, melainkan demi mendatangkan decak kagum tentang betapa hebatnya kita mendidik mereka. 
  • Kita ajarkan kepada mereka doa-doa, tanpa menumbuhkan keyakinan bahwa Allah adalah tempat bergantung dan memohon pertolongan. 
  • Kita ajarkan mereka Alquran Sehingga mereka fasih membaca di usia dini, tapi kita lupa membangkitkan kepercayaan di hari mereka untuk menjadikan Alquran sebagai pegangan hidup. 
  • Kita ajarkan mereka hafalan surat pendek, bukan untuk membekali jiwa mereka, tetapi demi memperoleh tepuk tangan meriah saat wisuda TPA. 
  • Kita gembleng mereka untuk menguasai ilmu apa saja, tanpa mempersiapkan jiwa mereka untuk mengabdi kepada Allah. 
  • Kita tidak membangkitkan jiwa mereka untuk mencintai agama dengan ilmu, iman, dan amal Shalih. Mereka menjadi orang-orang merugi meski prestasinya membuat orang lain merasa iri.
  • Alangkah sia-sia jika kita mendidik anak kecuali dengan alasan untuk menjunjung amanah Allah.
  • Allah tidak melarang kita untuk mencintai isteri, anak, tanah yang luas atau kendaraan yang bagus. Allah sendirilah yang menjadikan semua itu indah dalam pandangan kita. Allah tidak melarang kita untuk mencintai semua itu. Toh Rasulullah Sallallahu'alaihi Wassalam juga memiliki kecintaan yang besar terhadap Khadijah? Bukankah Rasulullah menitikkan air mata ketika putranya meninggal dunia? Kecintaan terhadap itu semua adalah fitrah. Dan semua itu merupakan "kendaraan" yang bisa kita gunakan untuk mencapai kebaikan.
  • Saat bersama anak-anak, kita mungkin sering mengatakan kepada mereka betapa kita sangat menyayanginya. Masalahnya, apakah mereka merasa kita sayangi? Saat kita Bersama mereka, apakah mereka merasakan betul bahwa kita meluangkan waktu untuk mereka, atau hanya kebetulan saja saat ini kita Bersama mereka? Sungguh sangat berbeda antara mempunyai waktu bersama anak, dengan meluangkan waktu bersama untuk mereka. 
  • Suatu saat Ummu al-Fadhl menggendong anaknya, kemudian Rasulullah memintanya. Di gendongan Rasulullah yang mendekapnya dengan hangat, rupanya anak ini pipis. Melihat dada Rasulullah saw basah oleh kencing anaknya, Ummu Fadhl segera merenggut bayinya dengan kasar. Apa kata Rasulullah saw? Rasulullah Saw menegur dengan keras, "Pakaian yang kotor ini dapat dibersihkan dengan mudah oleh air. Tetapi apakah yang sanggup menghilangkan kekeruhan jiwa anak Ini akibat renggutanmu yang kasar?" 
  • Betapa banyak orang yang merasa hidupnya tak berarti padahal banyak orang berdecak kagum dengan kemampuannya. Ini semua terjadi karena ia tidak memiliki sense of competence. Dan salah satu faktor yang banyak menyebabkan orang tidak memiliki sense of competence adalah karena tidak adanya penerimaan diri yang baik.
  • Hormati hak anak. Dari Sahl bin Sa'ad r.a., Rasulullah saw pernah disuguhi minuman. Beliau meminumnya sedikit. Di sebelah kanan beliau ada seorang bocah dan di sebelah kiri beliau duduk para orang tua. Beliau bertanya kepada si anak, "apakah engkau rela jika minuman ini aku berikan kepada mereka? Si anak menjawab," Aku tidak rela, ya Rasul Allah, demi Allah aku tidak akan memperkenankan siapa pun merebut bagianku darimu. "Rasulullah saw meletakkan minuman itu ke tangan anak kecil tersebut (HR. Bukhari dan Muslim).
Kesimpulan :
Pada dasarnya waktu yang ada saat ini tidak akan pernah kembali. Anak-anak kita akan terus bertumbuh. Lalu pertanyaannya, apakah kita sudah memenuhi ruang hati anak-anak kita dengan kasih sayang, iman dan rasa cinta kepada Allah?

#selfreminder 
View Post
Image result for jfk 1991
www.imdb.com




Film ini berkisah tentang seorang hakim kejaksaan di sebuah wilayah Amerika Serikat bernama Jim Garrison yang ingin menuntut diadakannya pengadilan atas pembunuhan terhadap presiden Amerika Serikat John F Kennedy.
Jim percaya bahwa ada konspirasi tingkat tinggi atas pembunuhan presiden Amerika tersebut yang melibatkan pejabat pemerintahan Amerika Serikat. Ia juga meyakini bahwa Oswald, pelaku yg dianggap pembunuh hanyalah sebagai kambing hitam. Bahwa pembunuhan presiden JFK sebenernya terdiri dari tim khusus yang tidak hanya terdiri dari 1 orang.

Upaya yang dilakukan Jim untuk membongkar kasus pembunuhan tersebut tentu bukanlah hal yang mudah, karena saksi yang ia temui tak ada yang bersedia memberi pengakuan di pengadilan. Bahkan beberapa saksi lain pun banyak yang tewas terbunuh.

Apa yang Jim lakukan seperti layaknya seekor rusa yang masuk ke kandang singa. Sesuatu yang mungkin di luar kekuasaannya. Sesuatu yang pasti akan membuatnya kalah karena ia sedang menantang pejabat tertinggi dan konglomerat di Amerika Serikat. Sesuatu yang bisa saja membahayakan nyawanya dan keluarganya. Namun ia percaya bahwa kebenaran harus diungkapkan dan tak selayaknya pemerintah Amerika menutup-nutupi kebenaran itu dari rakyat Amerika.

Film ini menurut saya sangat menarik. Film berdurasi 3 jam ini membuat saya harus menonton hingga beberapa hari karena durasinya yang panjang. Tapi saya tak bosan menontonnya meski film ini banyak memberikan penjelasan, sejarah dan dialog.

Film ini membuat kita berpikir bahwa betapa berbahayanya jika pejabat pemerintah dan pejabat keamanan yang memiliki kepentingan lain selain kepentingan rakyat dan negaranya. Meski akhirnya film ini masih memberikan tanda tanya terkait pembunuhan JFK, namun keberanian Jim Garrison patut diacungi jempol.

Film ini juga membuat saya sedikit melek dengan sejarah karena memang tokoh yang dibahas adalah tokoh nyata. Belum lagi penjelasan-penjelasan terkait momen saat penembakan berlangsung dan berbagai fakta lain terkait pemerintah Amerika. Tak heran, saya sampai googling mencari tahu tentang hakim Jim Garrison yang ternyata sudah meninggal tahun 1992.

Film yang menarik dan membuat saya penasaran. Jika di imdb ratingnya 8, kalau saya pribadi memberikan rating 7.8 karena memang masih ada beberapa hal yang saya kurang sukai di film ini, terutama terkait kata-kata umpatan yang sering kali diucapkan.


Rating imdb : 8/10
Rating sibungsu : 7.8/10
View Post
Hasil gambar untuk night on earth
www.rottentomatoes.com





Hokeh.. Akhirnya hobi menonton bisa tersalurkan kembali. Jadi berhubung kemarin lagi ga punya art, akhirnya saya pun harus berakrab ria kembali dengan yang namanya setrikaan. Nah, seperti biasa kalau nyetrika saya harus sambil nonton biar kagak bosan. Hehee. 

Film yang saya tonton kali ini adalah film lawas tahun 1991 judulnya Night on Earth. Bercerita tentang kisah supir taksi dari 5 negara yang bekerja di suatu malam. Jadi boleh dibilang film ini memiliki 5 kisah yang berbeda. Dan mungkin itulah salah satu yang membuat film ini jadi menarik.

Kalau buat saya pribadi sih film ini ceritanya biasa saja. Tidak terlalu berkesan. Tapi dari sekian cerita, ada satu kisah yang cukup menarik menurut saya yaitu tentang supir taksi di Perancis yang mendapat penumpang seorang wanita buta. Si supir terlihat agak meremehkan si penumpang hanya karena dia buta padahal si wanita buta ini ternyata jauh lebih paham tentang berbagai hal dibandingkan si supir. Bahkan saat akhir kisah, si supir malah mengalami masalah dengan orang lain saat dijalan dan ia dimaki sebagai orang buta karena tidak melihat ke arah jalan. Hikmahnya sih orang yang tak buta justru bisa lebih buta dari orang buta yang sebenarnya, karena terkadang kita yang tak buta malah tidak bisa melihat dengan mata hati dan pikiran kita sendiri dan sebenarnya itulah kebutaan yang paling parah. So, jangan sekali-kali meremehkan kekurangan orang lain apalagi menyangkut soal fisik, karena fisik yang sempurna kadang tak menjamin kebaikan diri seseorang.

Kalau kisah lain menurut saya agak datar dan tidak ada klimaks dalam cerita sehingga alur cerita pun berjalan biasa saja. Hanya seperti yang sudah saya singgung di awal, yang menarik dari film ini adalah kita bisa melihat berbagai kisah yang berbeda yang dialami seorang supir taksi diberbagai negara. Kalau imdb sendiri memberi rating film ini cukup tinggi yaitu 7.8 kalau saya pribadi sih ratingnya adalah 6.  Agak lebih rendah dari imdb karena menurut saya film ini biasa-biasa saja. Okeh sekian review kali ini. Sampai jumpa di review film selanjutnya.


Rating imdb : 7.8/10
Rating sibungsu : 6/10
View Post
"Untuk ibuku yang tak kuingat kapan ia pernah marah dan memasang wajah cemberutnya."  
Ini adalah kalimat pembuka dari sang penulis  yang langsung membuat saya tercenung sekaligus tertampar. Saat membaca kalimat itu, jujur saja saya langsung terdiam dan tersadar bahwa mungkin disini lah salah satu awal kesalahan saya selama menjadi orang tua. Kalimat yang juga membuat saya sadar bahwa ternyata proses mendidik itu akan terus melekat turun temurun. Dari seorang nenek buyut, nenek, ibu dan anak generasi anak cucu. Mereka secara tanpa sadar akan mewarisi pola asuh yang sudah mereka terima sejak dulu. Dan mungkin ini juga yang menjadi salah satu sebab kenapa akhirnya  sang penulis bisa menjadi ibu muda yg inspiratif, karena ia telah mendapat "warisan" berharga dari sang ibunda. 
Sebelumnya mungkin sudah ada yang pernah membaca buku ini. Buku yang ditulis oleh ibu muda biasa (begitu pengakuan penulisnya) bernama Retno hening.  Saya sendiri termasuk suka membaca pengalaman nyata dari orang lain. Dan buku ini adalah salah satu buku yang menarik perhatian saya. 
Awal mula saya tahu buku ini karena saya adalah pengikut akun Ibuk Retno hening. Ibuk Retno memiliki seorang anak perempuan bernama Kirana yang  jadi populer di instagram. Sesuatu yang mungkin tak disangka oleh ibuk Retno sendiri. Semakin lama melihat aktivitas Kirana semakin orang penasaran dengan bagaimana sang Ibu mendidik dan membimbing Kirana hingga akhirnya menjadi gadis ceria, pintar, baik dan lembut hatinya. Sesuatu yang kadang tak selalu dimiliki untuk anak-anak seusianya.
Buku ini ditulis oleh seseorang yang latar belakangnya bukan seorang  penulis. Jadi wajar saja jika bahasa yang digunakan terkadang sederhana. Tapi justru itulah letak menariknya. Bahasa yang sederhana menjadikan  buku ini ringan untuk dibaca. Bahasanya pun tidak menggurui. Dan yang paling penting, buku ini berkisah tentang pengalaman  seorang ibu muda yang dekat dengan keseharian kita. 
Hal yang saya suka juga dari buku ini adalah karena ibuk retno menuliskan berbagai tips penting yang perlu diketahui orang tua. Tips ini pun juga didasarkan pada pengalaman nyatanya sendiri sehingga apa yang disampaikannya pun sangat aplikatif. 
Hal penting lain yang saya tangkap dari buku ini adalah bahwa ketulusan seorang ibu dan rasa cinta tanpa syarat yang diberikan pada anak akan menjadi karakter yang melekat pula pada si anak. Maka, ketika kita menjadi orang tua, bersiap-siaplah untuk terus melatih kesabaran dan ketulusan hati kita karena kita akan menjadi orang tua seumur hidup. Dan anak-anak pun kelak akan menjadi orang tua pula. Maka hendaklah kita berhati-hati  dalam bersikap.
Sekian review buku kali ini. Semoga bermanfaat.
View Post
Nah, judul film yang saya tonton minggu ini adalah Dance with Wolves (1990). Saya belum pernah menonton atau pun tahu tentang film ini sebelumnya. Film ini rilis pada bulan Oktober 1990 jadi saya masih balita waktu itu, hehe, Berdasarkan rating imdb, film ini dinilai lumayan baik dengan rating 8/10. Film ini juga memenangkan 7 penghargaan Oscar.





Film ini berkisah tentang seorang serdadu Amerika bernama Letnan John Dunbar yang ditugaskan ke sebuah pos yang ternyata isinya kosong. Tidak ada tentara lain disitu sehingga ia hanya bertugas sendirian sambil ditemani oleh seekor kuda dan seekor serigala liar yang datang untuk minta makan. Hingga beberapa bulan kemudian ada seorang indian datang tak sengaja ke pos yang ia tempati. Dan saat itulah momen petualangan dimulai. Banyak kejadian terjadi yang intinya menceritakan  jalinan persahabatan antara Dunbar dengan suku Indian. Bahkan ia pun jatuh cinta dan menikahi wanita Indian (Sebenarnya bukan wanita Indian sih, jadi di dalam cerita tersebut sang perempuan adalah wanita kulit putih yang diasuh oleh suku Indian). Dance with wolves adalah panggilan yang diberikan suku Indian kepadanya karena suatu hari mereka  pernah melihat keakraban Dunbar dengan seekor serigala yang seakan-akan seperti melakukan tarian. Konflik pada film ini terjadi ketika tentara Amerika ingin memburu dan membunuh suku Indian. Saat itulah Dunbar yang merasa sudah sangat dekat dengan suku Indian memutuskan untuk berpihak pada suku Indian dan justru berperang melawan tentara Amerika. 

Sebenarnya ini adalah film yang cukup bagus, hanya sayang alur ceritanya berjalan sangat lambat. Tak heran kalau film ini menghabiskan waktu hampir 4 jam (saya bahkan harus menyelesaikannya selama seminggu karena memang di pause beberapa kali dan tidak langsung menonton sampai habis). Saya agak bosan di 3 jam awal film ini karena banyak adegan-adegan yang tidak terlalu penting untuk dimasukkan. Film ini baru terasa menarik untuk ditonton setelah satu jam terakhir. 

Insight yang saya dapatkan dari film ini adalah bahwa persatuan itu sangat penting. Jika suku indian tidak terpecah-pecah dan bersatu untuk melawan penjajahan tentara asing, mungkin mereka masih akan ada hingga saat ini. Seperti diketahui bahwa suku Indian banyak sekali yang dibunuh dan apa yang terjadi pada mereka tersebut adalah sesuatu yang sangat kejam. 
Insight lain yang saya dapatkan adalah tentang persahabatan dan prasangka. Tak kenal maka tak sayang. Seperti persahabatan antara John Dunbar dengan suku Sioux Indian. Pada awalnya masing-masing memiliki prasangka buruk satu sama lain. Namun ternyata sikap untuk mau terbuka satu sama lain telah merekatkan persahabatan diantara mereka. Persahabatan bisa terjalin pada siapa saja.. Bahkan pada orang yang tidak kita sangka sekalipun. Seperti saya juga dulu punya pengalaman yang sama.  Saya pernah menilai sesorang hanya dari wajahnya. Kesan pertama saya pikir ini orangnya jutek, tapi setelah mengenalnya ternyata dia orang yang kocak dan dapat diandalkan.  Bahkan kami menjadi sahabat dan selalu satu kelompok jika ada tugas. Begitulah..  Jika kita belum mengenal orang lain dengan baik, maka jangan pernah seenaknya menilai orang dari cara pandang kita..  Apalagi jika penilaian itu adalah penilaian negatif. Kita tidak pernah tahu, jangan-jangan orang yang kita nilai negatif itu adalah orang yang kelak akan membantu kita disaat kita kesulitan. 

Secara garis besar, saya memberikan rating 6,8/10. Saya tidak suka dengan plot yang lambat dan banyak adegan  tidak penting dari film ini, tapi saya suka kisah persahabatan yang terjalin antara Dunbar dan suku Indian. Jadi tetap  ada hal menarik yang bisa saya dapatkan dari film ini.   Oh iya, ini film untuk orang dewasa ya..  Mungkin untuk usia 20 tahun ke atas karena dalam film ini ada adegan kekerasan dan beberapa adegan dewasa yang harus diskip.  

Bagi yang mau menonton silahkan menonton.. Meski anda sepertinya harus mau meluangkan waktu hampir 4 jam untuk menyaksikan film ini..  Fiuhh..  
View Post
http://www.imdb.com/title/tt0099871/




Saat ini saya sedang berusaha untuk melanjutkan kembali hobi saya menonton film. Sejak punya anak, jujur saja saya tidak punya waktu lagi untuk melakukan hobi saya. Hiburan dunia terkadang diperlukan untuk menjaga kewarasan saya sebagai emak emak yang 24 jam waktunya hanya mengurus anak, toh yang penting jangan berlebihan kan? Oleh karena itu, saya mengalokasikan waktu menonton film hanya boleh satu kali seminggu. Saya memulai nonton film-film kesukaan dengan mencari list judul film dari tahun ke tahun. Terakhir kali film yang saya coba tonton adalah film tahun 1990. Setelah melihat rating dan genre beberapa judul film tahun 1990, saya akhirnya memilih untuk menonton film Jacob's Ladder. Jacob's Ladder adalah film bergenre psikologi Thriller. Itulah kenapa akhirnya saya memilih nonton film ini.  Film ini ditayangkan bulan November tahun 1990.

Apa yang menarik dari film ini?
Film ini menceritakan tentang kisah tentara Amerika yang berperang di Vietnam. Namun, film ini tidak fokus menceritakan tentang momen peperangan , tapi dampak setelah perang tersebut.
Awal mulanya penonton akan dibawa ke sebuah kondisi dimana sang tokoh utama mengalami halusinasi melihat hal hal mengerikan. Selain itu terjadi adegan-adegan yang sebenarnya akan menimbulkan tanda tanya para penonton.  Ada beberapa adegan yang membingungkan dan saya sebagai  penonton benar-benar tidak punya petunjuk ini film sebenarnya sedang menceritakan tentang apa. Bahkan saya pun yang awalnya sudah menduga begini dan begitu, setelah 5 menit film ini mau selesai tetap tidak mendapatkan kejelasan tentang maksud cerita ini. Hingga detik detik terakhir (yang benar-benar detik terakhir) barulah mengerti bahwa proses perjalanan yang kita lihat dari awal cerita hingga akhir cerita ternyata hanyalah perjalanan jiwa tokoh utama untuk menerima takdir kematiannya.

Oke,  akhir cerita dari film ini memang tidak sesuai dengan apa yang saya duga.  Dan saya mengapresiasi film film yang akhir ceritanya tidak bisa ditebak. Hanya sayangnya akhir cerita dan proses perjalanan yang saya lihat ternyata tidak meninggalkan kesan mendalam buat saya. Akhir ceritanya termasuk kategori biasa biasa saja. Kurang dramatis dan tidak membuat saya takjub. Cerita kurang klimaks atau kurang greget, tidak ada insight yang saya dapatkan. Satu lagi yang saya tidak suka adalah ada adegan perempuan topless dan adegan mesum khas Hollywood.

Overall, tidak ada kesan mendalam tentang film ini jadi Saya berikan rating 6. Jika berdasarkan rating imdb, film ini mendapatkan rating cukup tinggi yaitu 7,5 tapi ekspektasi saya ternyata tidak setinggi itu untuk ukuran film psikologi Thriller.

 Silahkan nonton jika ingin nonton. Tapi saran saya lebih baik  menonton film yang lain. :)
View Post

Muhammad Sallallahu 'alaihi Wassalam, The Super Leader Super Manager





Buku ini recommended banget loh. Terutama bagi orang-orang yang ingin tahu lebih banyak tentang rasullullah. Ketika membaca buku ini, maka semakin tahulah saya bahwa tidak ada sosok yang sesempurna dan sehebat Rasul kita, Muhammad Sallallahu'alaihi Wassalam. Berbanggalah kita karena kita menjadi umat dari seorang laki-laki sehebat beliau. Yang luar biasanya, kehebatan beliau tidak hanya meliputi satu aspek saja, tetapi juga ke banyak aspek, dan itu dijelaskan dalam buku ini cukup mendetail dengan  penjelasan yang komprehensif.

Ketika kita berbicara tentang kepemimpinan seorang Muhammad Sallallahu'alaihi Wassalam, maka awalnya yang terpikir dalam diri kita adalah kepemimpinan dan keteladanan beliau dalam hal ibadah. Padahal jika kita melihat secara menyeluruh terlihat bahwa kepemimpinan beliau mencakup banyak hal.  Kepemimpinan beliau dalam hal bisnis, keluarga, kepemimpinan dalam dakwah, dalam sosial-politik, dalam sistem pendidikan, hukum,  dan militer menjadi buktinya.

Dalam hal bisnis, dijelaskan, bahwa sejak masih remaja Rasul sudah menggeluti bidang bisnis perdagangan. Dalam bidang tersebut, Muhammad Sallallahu'alaihi Wassalam terkenal sebagai orang yang jujur dan dapat dipercaya, sehingga banyak para pedagang yang menaruh kepercayaan dan menaruh modal kepada beliau.  Kemampuan beliau dalam membangun kepercayaan masyarakat saat itu mampu membuat Rasulullah Sallallahu'alaihi Wassalam dikenal sebagai pengusaha yang  berhasil. Kemampuannya berwirausaha menjadi suatu keunggulan tersendiri bagi sosok Rasullullah Sallallahu'alaihi Wassalam didukung dengan kepribadian yang baik dan jauh dari perbuatan-perbuatan jahiliyah. Prestasi beliau dalam perdagangan ini bukanlah sebuah hal yang bisa dimiliki oleh semua orang, sehingga kepemimpinan beliau dalam hal bisnis ini perlu menjadi sebuah pembelajaran bagi orang-orang yang ingin sukses dalam bisnisnya.

Selain itu, Rasullullah Sallallahu'alaihi Wassalam juga dikenal sebagai pribadi yang peduli dan menyayangi keluarga. Kepemimpinan beliau dalam keluarga menjadi sebuah pembelajaran bagi setiap orang yang ingin membina keluarga. Rasullullah dikenal sebagai suami yang lembut dan penyayang bagi semua istri dan anak-anaknya. Beliau mampu menciptakan keluarga harmonis.  Beliau mampu berperan sebagai seorang ayah yang teladan, mertua yang pengertian, kakek penyayang, dan suami teladan. Beliau mampu mengatasi masalah dan problem dalam keluarganya. Sosok yang ideal bagi semua keluarga muslim yang ingin menciptakan keluarga yang diberkahi oleh Allah.

Rasullullah Sallallahu'alaihi Wassalam juga memiliki kepemimpinan dalam bidang-bidang seperti hukum. Beliau mampu menciptakan tatanan hukum modern dan mampu menerapkannya di lingkungan masyarakat yang awalnya merupakan bangsa jahiliyah. Hal ini tentu tidaklah mudah untuk dilakukan. Sangat tidak mudah mengubah sistem tatanan hukum dan pemerintahan menuju sistem yang baru seperti yang dilakukan oleh Rasullulah, namun ternyata itu bisa diwujudkan oleh beliau. Rasulullah Sallallahu'alaihi Wassalam juga menjadi sosok guru yang luar biasa. Beliau mampu menciptakan kader-kader terbaik muslim yang mampu menggantikan beliau ketika beliau tiada. Hal ini menunjukkan bahwa tarbiyah yang telah dilakukan Rasullulah merupakan bentuk pendidikan yang efektif, sehingga mampu menciptakan pemahaman keislaman bagi para kaum muslim saat itu. Beliau menetapkan bentuk pendidikan yang efektif dalam mengajarkan keteladanan ibadah dan dalam mengajarkan ilmu-ilmu tatanan Islam lainnya.

Demikian juga dalam sosial politik. Beliau merupakan negarawan yang memiliki kecerdasan dalam membangun sebuah negara. Bahkan beliau diakui menjadi sosok yang paling berpengaruh di dunia. Kemampuan beliau dalam memanajemen pemerintahan dan melakukan ekspansi politik keluar Madinah menjadi bukti bahwa rasul kita benar-benar menetapkan Islam yang menyeluruh dalam segala aspek kehidupan. Kemampuan beliau dalam menjalankan hal-hal perpolitikan menjadi sebuah pembelajaran yang penting bagi umat muslim yang ingin terjun ke bidang politik.

Beliau juga membuktikan kehebatannya dalam masalah militer. Beliau adalah seorang pemimpin perang yang  memiliki siasat dan strategi jitu dalam memenangkan pertempuran. Tak jarang beliau sering terjun langsung dalam pertempuran dan menyemangati para para prajurit yang terdiri dari kaum muslimin. Beliau menjadi orator hebat yang mampu menyemangati pasukan muslim untuk tetap berjuang dan meluruskan niat hanya untuk Allah dan kemenangan islam. Dalam peperangan yang terjadi, terlihat bahwa Rasullullah benar-benar memiliki kepribadian yang luar biasa. Bahkan dalam kondisi perang pun beliau meminta para sahabat dan pasukan untuk tidak sembarangan membunuh dan menjalankan adab-adab berperang.

Sungguh mencengangkan dan luar biasa. Seorang yang ummi seperti beliau mampu menciptakan peradaban baru di tanah yang awalnya  jahiliah. Jika orang lain membutuhkan waktu berpuluh-puluh tahun, bahkan beratus-ratus tahun, namun beliau mampu membuat sebuah peradaban baru dan perubahan yang signifikan bagi sebuah kaum yang terkenal dengan budaya jahiliahnya.

Tak cukup memang, jika saya harus menceritakan secara panjang lebar lagi apa yang terkandung dalam buku karangan M. Syafii Antonio ini, karena terlalu banyak yang bisa diceritakan dan takkan bisa juga menceritakan semua hal yang terkait dengan keteladanan beliau. Yang  jelas, satu hal yang saya pahami adalah bahwasanya Rasullullah merupakan pemimpin yang sempurna. Beliau bisa memimpin dari sisi akhlakul karimah, kecerdasan dan ketangkasan. Beliau menjadi orang yang pertama yang mengerjakan kebajikan dan menjadi orang yang paling pertama pula meninggalkan keburukan. Ketika kebanyakan pemimpin kita saat ini berbicara dan memerintah, namun beliau adalah orang yang hanya berbicara dalam hal kebaikan dan bersikap diam selain hal mengucapkan hal itu. Ketika beribadah pun beliau akan menjadi sosok pertama yang akan melakukannya, sehingga hal tersebut memberikan contoh yang sangat baik bagi para sahabat yang ingin mencontoh beliau.

Ketika kita bicara tentang keteladanan beliau, maka tak akan ada habisnya. Namun, kepemimpinan beliau tak kan diragukan lagi dari berabad-abad yang lalu hingga saat ini dan tak kan pernah habis oleh waktu. Sungguh beruntung orang-orang yang nantinya dekat dengan beliau di surga, sungguh beruntung jika nanti kita bertemu Rasullullah Sallallahu'alaihi Wassalam dan disambut dengan senyuman hangat dari beliau. Tak terbayang rasanya jika itu terjadi (dan semoga itu terjadi), karena makhluk mulia sepertinya juga pasti akan bertemu dengan orang-orang mulia yang tak pernah meninggalkan Alquran dan sunnah yang telah beliau tinggalkan. Semoga keteladanan beliau dalam memimpin dapat memotivasi kita untuk paling tidak berusaha menjadi lebih baik, sehingga kita tidak malu jika nanti dipertemukan dengannya. Shalawat beserta salam akan selalu tercurah kepadamu, Wahai Rasullullah Sallallahu'alaihi Wassalam, beserta keluarga dan para sahabat. Semoga Allah berkenan mempertemukan hamba dengan orang-orang yang Engkau cintai, Aamiin Yaa Rabb.
View Post




Buku ini ditulis oleh Joy Weston, yang bercerita tentang resep-resep agar perempuan merasa bahagia.  Awalnya saya tertarik untuk membaca buku ini karena ketika saya baca sedikit tentang penulisnya, saya melihat perempuan ini adalah perempuan yang sedang berbagi pengalaman nyata dalam kehidupannya. Jadi saya pikir, akan menakjubkan menemukan inspirasi-inspirasu yang berasal dari kisah nyata. Meskipun lama-kelamaan akhirnya saya agak bosan juga bacanya. hehe.


Dari sekian banyak “resep” yang saya baca, ada 2 hal penting yang menarik untuk saya tangkap yaitu bagian komunikasi dan penderitaan.  Dibagian komunikasi ini penulis bercerita tentang perbedaan komunikasi laki-laki dan perempuan dalam rumah tangga. Ternyata, cukup banyak pasangan yang menikah mengalami keretakan dalam rumah tangga karena masalah komunikasi . Disini penulis menuliskan salah satu contoh kasusnya. Misalnya ketika  suami sedang jengkel terhadap sesuatu, sebagai pendamping, seorang isteri berharap untuk meringankan masalahnya. Sehingga saat suami menceritakan masalahnya, si isteri berusaha memberikan saran dan solusi kepadanya. Sayangnya, terkadang saat seorang lelaki sedang bercerita, adakalanya mereka melakukan hal itu bukan untuk mendapatkan nasehat-nasehat dari kita, tetapi mereka hanya ingin didengar dan ingin mendapatkan rasa aman untuk menceritakan apa yang tadi membuatnya jengkel. Akhirnya, niat yang awalnya baik malah berubah menjadi masalah baru dan membuat semuanya menjadi lebih runyam. 


Nah, sebagai perempuan (atau mungkin juga sebaliknya) terkadang kita bingung kapan ya saatnya pasangan kita itu hanya ingin di dengar  saja saat curhat dan kapan saatnya dia memang sedang ingin meminta solusi dari kita? Untuk mengatasinya, penulis memberikan metodenya dengan menciptakan solusi satu-dua-tiga. Caranya begini, (ini mengutip dari buku penulis), misalkan kita baru pulang dengan hati jengkel dan ingin bercerita kepada pasangan tanpa menginginkan reaksi, pendapat dan saran mereka. Katakan kepada pasanganmu begini, 


“Ada yang ingin kuceritakan kepadamu, dan itu adalah satu”. 
Satu berarti, “ada suatu hal yang sangat penting yang ingin ku katakan, dan aku ingin kamu mendengarkan tanpa interupsi apapun. Ini hanya perasaanku, dan aku ingin perasaan ini tidak dinilai, atau membuatku merasa bersalah karena merasakannya. Jangan bersikap tidak setuju, mengangguk, memutar bola mata atau menyeringai. Tolong, aku hanya butuh kau menerima komunikasi ini.” Nah, begitu kira-kira makna dari Satu ini, dan ketika kita menginginkan kondisi seperti itu, cukup kasih kode satu kepada pasangan kita.


Kode dua tidak begitu berbeda dengan satu, hanya saja ada pengecualian yaitu diperbolehkan pasangan kita untuk memberikan sedikit masukan, selagi masukan tersebut diinginkan dan bukan dengan maksud membetulkan atau menyerang.  


Dan Tiga maknanya adalah“ Baiklah sayang, lakukan saja! Ini undangan untuk  ‘menyembuhkan’ dan ‘melayani’. Semua solusi atau strategi yang bisa menambah, mengubah, atau membetulkan situasi diperbolehkan”.


Nah, ketika pasangan sudah menyepakati hal tersebut, maka itu akan lebih memudahkan keterampilan mereka dalam berkomunikasi tanpa perlu adanya kesalahpahaman. Hanya bilang satu, dua, tiga, dan keduanya pun akan langsung mengerti.


Nah, itu bagian tentang komunikasi. Bagian kedua yang cukup menarik adalah tentang penderitaan. Yang membuat menarik adalah tentang kisah perempuan yang sedang bersedih dan mengeluh kepada seorang Rabbi  (pendetanya Yahudi gitu deh).


Ceritanya begini. Pada suatu hari, Laura (teman si penulis) sedang duduk di taman sinagoge. Laura adalah seorang pendeta. Ia sedang menunggu Rabbi Gelberman yang sedang menyelesaikan khotbahnya. Ketika sang Rabbi mencari Laura, dia terkejut melihat Laura tengah menangis. Ia mendekatinya dan bertanya tentang apa yang terjadi.


Laura menjawab “ oh Rabbi saya sangat sedih. Saya melamar ke Weight Watcher untuk menjadi instruktur  dan mereka menolak saya. Saya begitu kecewa karena saya sangat menginginkan pekerjaan itu.”
Lalu Rabbi menjawab “tahukah kau ava shiva itu?’


“tentu saya tahu, Rabbi. Shiva adalah masa berduka karena meninggalnya orang tua, saudara kandung, anak, atau kakek nenek, atau paman dan bibi yang kita cintai” jawab Laura.


“betul, Laura. Sekarang, berapa lama masa berkabung Shiva untuk salah satu anggota keluargamu?” tanya Rabbi.


“tujuh hari, tetapi mengapa Anda menanyakan hal ini?” 


“karena Laura,”kata sang Rabbi, “kalau kau menghabiskan satu minggu berduka untuk orang tua, kakak-adik, anak, suami atau isteri, kakek-nenek, atau paman-bibi yang kau cintai, berapa lama menurutmu harga Weight Watcher? Mungkin dua puluh menit? “


Sebuah kisah menarik yang menjelaskan bahwa kita terkadang masih suka bersedih akan hal-hal yang tidak penting. Jadi kenapa perlu bersedih terlalu lama?kesedihan itu hanya akan menyisihkan kebahagiaan dan rasa syukur yang harusnya kita miliki.


Nah, itulah ulasan terkait buku ini. Cukup sekian saja. Semoga bermanfaat dan semoga saya bisa melanjutkan review buku selanjutnya. Bye!


NB : kayaknya dua buku lain yang saya pinjem di perpus, ga bisa di review disini deh karena uda terlanjur dibalikin sebelum sempat dibikin ulasannya.. huhu... nanti saya ganti dengan buku-buku yang lain... (mudah-mudahan) ^^v

View Post